PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Hari Raya Nyepi diwarnai kemacetan panjang di ruas jalan Tol Cipularang, KM 82, sekitar wilayah Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (22/3/2023) pagi.
Kemacetan panjang yang didominasi kendaraan pribadi leter B ini terjadi di jalur A atau dari arah Jakarta menuju Bandung.
Nampaknya, banyak warga Jakarta dan Bodetabek memanfaatkan libur Nyepi ini untuk berlibur dan mudik ke kampung halaman di Bandung dan wilayah Jawa Barat lainnya. Karena hari libur ini berlanjut ke hari Kamis besok, yakni cuti bersama jelang Ramadhan 1444 Hijriah.
Kalaupun bisa melaju kecepatan kendaraan ini rendah dan kerap berhenti. Bahkan, jalur darurat turut digunakan oleh sejumlah pengendara.
Banyaknya kendaraan besar seperti bus angkutan umum dan truk pengangkut barang dari arah yang sama membuat arus bertambah macet.
Penyebab kemacetan ini, berdasarkan informasi dari akun media sosial Twitter Jasa Marga, ada perbaikan jalan di jalur sebelah kiri.
Selain adanya perbaikan, kemacetan juga di sebabkan adanya peningkatan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung. Hal ini seiring dengan banyak masyarakat yang akan menikmati masa libur panjang Nyepi.
Kondisi ini juga berbarengan dengan jelang memasuki bulan Ramadan. Sehingga banyak masyarakat menggunakan waktu libur dengan munggahan atau melaksanakan puasa pertama di kampung halamannya.
Berdasarkan informasi yang didapat dari Jasa Marga, sebanyak 899 ribu kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode libur Hari Raya Nyepi Tahun 2023 atau tepatnya pada H-1 (Selasa, 21 Maret 2023) hingga H+5 (Minggu, 26 Maret 2023).
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung). Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 9,39% jika dibandingkan lalin normal.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan, dalam mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama periode libur hari raya Nyepi Tahun 2023, Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal, terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi tujuan favorit masyarakat, terlebih, dikarenakan perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini juga bertepatan dengan awal Ramadhan 1444H.
"Selain memastikan 100% keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan _mobile reader_ untuk menambah kapasitas transaksi di GT Utama. Tidak hanya di gerbang tol, potensi kepadatan di lajur jalan tol juga kami antisipasi, di antaranya dengan menempatkan petugas dan kendaraan di titik-titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas dengan lebih cepat lagi," ujar Lisye.(*)
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait