Cuaca Ekstrem Picu Kematian Massal Ikan di Waduk Jatiluhur, Petani Rugi Hingga Ratusan Juta

Irwan
Ribuan ikan di KJA Waduk Jatiluhur, mati massal. Foto: inews Purwakarta.id/Irwan

“Dipindahin juga tetap mati. Airnya sama semua. Air bau itu ngendap di bawah,” ujarnya pasrah.

Untuk mengurangi kerugian, sebagian bangkai ikan mas dimanfaatkan sebagai pakan ikan patin. Sementara ikan yang masih hidup namun sekarat tak bisa dijual ke pasar karena ukurannya terlalu kecil.

“Kalau kecil begini enggak laku. Paling nanti kalau air sudah membaik, yang masih hidup dikasih makan lagi. Ada juga warga yang manfaatkan ikan mati jadi ikan asin,” tambahnya.

Fenomena kematian massal ini dikenal sebagai up-welling atau umbalan, yaitu proses naiknya air dari dasar waduk ke permukaan akibat perbedaan suhu. Air dasar waduk umumnya minim oksigen, sehingga ketika naik dapat menyebabkan ikan kekurangan oksigen dan mati.

Peristiwa serupa memang kerap terjadi di Waduk Jatiluhur saat musim hujan dengan intensitas tinggi dan minim sinar matahari. Para petani pun berharap pemerintah segera turun tangan dan menghadirkan solusi konkret agar kerugian akibat fenomena alam ini dapat diminimalkan. ***

Editor : Iwan Setiawan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network