Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur Diserbu Warga, Harga Murah Jadi Daya Tarik

Irwan
Warga memilih ikan mati yang akan dibeli di daerah Servis Jatiluhur, Purwakarta. Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Kematian ikan secara massal di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, justru berubah menjadi “ladang belanja” bagi warga. Senin (26/1/2026) siang, puluhan orang memadati pantai servis waduk Jatiluhur untuk berebut membeli ikan-ikan mati yang diangkut dari keramba jaring apung (KJA).

Ikan-ikan tersebut mati mendadak akibat perubahan kondisi perairan waduk. Meski demikian, kondisi itu tak menyurutkan minat warga. Harga ikan yang dijual jauh di bawah harga pasar menjadi alasan utama mereka tetap membeli.

Pantauan di lokasi, warga berkerumun di sekitar perahu-perahu nelayan yang membawa ratusan kilogram ikan mati. Tanpa ragu, mereka memilih ikan satu per satu dan membelinya dalam jumlah cukup banyak.

Salah satu warga, Ine, mengaku sengaja datang ke Waduk Jatiluhur karena tergiur harga murah.

“Di sini harganya murah, sepuluh ribu rupiah per kilo. Kalau di pasaran bisa sampai tiga puluh ribu per kilonya,” ujar Ine.

Editor : Iwan Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network