Meski demikian, bus yang tidak memenuhi beberapa persyaratan tersebut tidak langsung dilarang beroperasi. Petugas hanya memberikan teguran dan meminta pihak pengelola bus melengkapi kekurangan tersebut setibanya di lokasi tujuan.
Kepala Induk PJR Cipali, Lutfi Medi Haryanto, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan para pemudik selama arus mudik Lebaran.
Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pengecekan kesehatan pengemudi bus, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga tes kadar alkohol menggunakan alat breathalyzer.
Setelah menjalani pemeriksaan, bus yang dinyatakan memenuhi syarat akan diberikan stiker khusus sebagai tanda kelayakan. Sementara bus yang belum memenuhi ketentuan hanya mendapat teguran.
Para penumpang menyambut positif pemeriksaan tersebut karena dinilai dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan menuju kampung halaman.
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
