Di sisi lain, hasil autopsi terhadap jasad Sumarna telah diterima penyidik. Namun, kepolisian belum dapat mengungkap isi hasil autopsi kepada publik karena penyampaiannya merupakan kewenangan tim dokter forensik.
Meski menghadapi berbagai hambatan, Polres Purwakarta memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap. Polisi berharap pengembangan alat bukti serta informasi dari masyarakat dapat menjadi titik terang dalam mengungkap kasus pembunuhan satpam PJT II yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
