Varietas-varietas tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan petani, mulai dari produktivitas hingga kemampuan beradaptasi dengan berbagai tantangan budidaya.
Namun, bagi EWINDO, keberhasilan inovasi tidak hanya dihitung dari banyaknya varietas yang dihasilkan.
“Teknologi perbenihan tidak bermakna tanpa dampak langsung pada kesejahteraan petani,” tegas Glenn.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan pendampingan petani. EWINDO membangun jaringan hampir 200 Product Promotor (PP) yang tersebar di berbagai sentra hortikultura di Indonesia.
Para PP menjadi ujung tombak perusahaan di lapangan dengan mendampingi petani dalam praktik budidaya, memberikan pengetahuan, sekaligus membantu mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul selama proses produksi.
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
