Kemarau dan Serangan Penyakit Mengintai, Petani Butuh Benih yang Adaptif dan Cepat Panen

Irwan
Petani perlihatkan hasil panen. Foto: Ist

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Musim kemarau panjang dan perubahan iklim semakin menjadi tantangan serius bagi petani hortikultura di Indonesia. Selain persoalan ketersediaan air, petani juga harus menghadapi ancaman penyakit tanaman yang dapat menurunkan produktivitas.

Di tengah kondisi tersebut, pemilihan varietas benih menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga produktivitas pertanian. Benih yang adaptif terhadap iklim, tahan penyakit, berumur panen genjah, serta memiliki potensi hasil tinggi dinilai semakin dibutuhkan petani.

Managing Director PT East West Seed Indonesia (EWINDO) yang baru saja menyelesaikan masa tugasnya, Glenn Pardede, mengatakan kondisi tersebut menjadi pendorong bagi perusahaan untuk terus memperkuat riset dan inovasi.

“Kami terus melakukan riset dan pengembangan untuk mendapatkan varietas unggul yang adaptif dengan iklim tropis Indonesia, berkualitas tinggi, tahan terhadap penyakit, memiliki potensi produksi besar, dan umur panen yang genjah,” ujar Glenn.

Selama lebih dari dua dekade kepemimpinannya, Glenn menempatkan inovasi bukan sekadar untuk menghasilkan produk baru, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi petani.

Editor : Iwan Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network