Buronan Kasus Korupsi di Dinas Pendidikan Garut Jabat Ketua RW di Bandung, Ditangkap Kejari Garut

Fani Ferdiansyah
.
Senin, 22 Agustus 2022 | 22:00 WIB
Tatang (rompi merah), terpidana kasus korupsi pengadaan 63 unit komputer di lingkungan Dinas Pendidikan beberapa tahun silam, ditangkap tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Garut. (Foto.iNews.id/Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNewsPurwakarta.id - Tatang, Buronan kasus korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Garut yang buron selama bertahun-tahun ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut. Saat ditangkap dia sedang menjabat Ketua RW di wilayah Astana Anyar Bandung. 

Kepala Kejari Garut Neva Sari Susanti mengatakan, pihaknya baru menangkap terpidana bernama Tatang ini setelah melalui sejumlah penyelidikan. Sebelumnya Tatang yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) selama bertahun-tahun tak diketahui keberadaannya. 

"Sama sekali belum menjalani putusan karena saat itu kami tidak mengetahui keberadaan terpidana," kata Neva, di Kantor Kejari Garut, Senin (22/8/2022). 

Menurut Neva, proses penyelidikan tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Garut pada akhirnya membuahkan hasil. Ia menyebut keberadaan terpidana Tatang terendus berada di wilayah Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung. 

"Ditangkap di Astana Anyar Bandung. Di sana ternyata terpidana Tatang menjabat sebagai Ketua RW," ujarnya

Neva pun menjabarkan proses hukum yang dijalani oleh Tatang. Pada 2010 silam, terpidana yang berperan sebagai pihak ketiga ini sempat disidang atas perkara korupsi. 

"Perannya sebagai pihak ketiga, perkaranya sempat kami sidang di 2010, namun dinyatakan bebas pada pengadilan tingkat pertama. Kemudian kami menempuh upaya hukum kasasi, yang putusannya keluar pada 2012 ," katanya. 

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini