Warga 2 Desa Keluhkan Bau Limbah Perusahaan, Dedi Mulyadi Bantu Mediasi dengan Perusahaan

Sementara itu pihak perusahaan yang diwakili salah seorang direksi bernama Aliaman Saragih, memastikan pihaknya akan transparan terkait apa yang terjadi saat ini. Salah satunya dengan mengundang warga untuk mediasi.
Dari hasil investigasi internal, Aliaman menyebut terjadi kebocoran karena salah satu instalasi terputus. Selain itu ada tutup pipa yang hilang diduga dicuri. Sehingga terjadi bau yang sangat menyengat.
“Mengenai bau kita akui. Ini salah kami, kami akui. Kebocoran itu mengakibatkan bau diam di satu tempat sehingga ketika ada angin maka terbawa, kalau ada air besar itu terbawa oleh arus,” ujar Aliaman.
“Saya tidak menyalahkan pihak lain, tapi kami menemukan fakta pipa dipotong, tapi itu tetap tanggung jawab kami. Kemudian tutup pipa dicopot hilang sehingga terbuka,” beber Aliaman.
Terkait hal tersebut Dedi Mulyadi menilai ada dua kepentingan yang harus dimediasikan, yakni kepentingan warga dan perusahaan. Pertama, perusahaan sudah membayar pajak yang besar pada negara. Sehingga sudah seharusnya negara menerjemahkannya dalam membangun berbagai infrastruktur lingkungan.
Editor : Iwan Setiawan