Gandeng Lapas, Purwakarta Berdayakan Warga Binaan Pasok Bahan Baku Makan Bergizi Gratis
Salah seorang warga binaan peserta program asimilasi mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga. Ia menyebut pelatihan pertanian ini menjadi bekal penting baginya setelah bebas nanti.
“Program asimilasi dari lapas ini mengajarkan kami cara bertani untuk ketahanan pangan. Mulai dari menanam, perawatan, panen, sampai pemasaran. Ini pengalaman yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya. Insyaallah ilmu ini bisa saya manfaatkan setelah bebas,” ujarnya. Warga binaan tersebut diketahui menjalani vonis dua setengah tahun dalam kasus pencurian.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Ninik Sudaryati Deyang, mengaku terkejut sekaligus bangga melihat program yang dijalankan di Kabupaten Purwakarta. Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam menjaga ketersediaan bahan baku pangan, khususnya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
“Saya berharap seluruh Indonesia bisa meniru Kabupaten Purwakarta. BGN sangat khawatir soal ketersediaan bahan baku, baik sayuran, telur, maupun protein lainnya. Kebutuhan sangat tinggi, sementara petani makin sulit dicari. Program seperti ini luar biasa dan bisa menekan risiko inflasi akibat kelangkaan bahan pangan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyebut program ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Ia menilai pemberdayaan warga binaan di bidang pertanian memberikan manfaat ganda.
Editor : Iwan Setiawan