Pemuda Karawang Gelar Aksi Diam di Depan Polres, Kritik Lambannya Penanganan Laporan
Ia juga menyoroti adanya persepsi di tengah masyarakat bahwa penanganan perkara sering kali berjalan lebih cepat apabila pelapor memiliki kekuatan ekonomi atau jabatan tertentu.
“Yang menjadi pertanyaan bagi saya, kenapa masyarakat kecil yang tidak punya uang harus menunggu lama untuk mendapatkan keadilan? Bahkan ada anggapan di masyarakat bahwa penyidikan baru berjalan kalau ada uang lebih dulu. Sementara mereka yang memiliki jabatan atau kekuasaan bisa membuat laporan yang langsung diproses,” katanya.
Menurut Tri, kondisi tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum apabila tidak segera diperbaiki secara serius.
Ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan bukan bertujuan menyerang institusi kepolisian, melainkan sebagai bentuk kritik konstruktif agar pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan lebih transparan, profesional, dan adil.
“Aksi ini bukan karena kebencian terhadap institusi, tetapi bentuk kepedulian agar hukum benar-benar hadir untuk semua orang tanpa membedakan siapa yang punya uang, siapa yang punya jabatan, dan siapa rakyat biasa,” tegasnya.
Editor : Iwan Setiawan