get app
inews
Aa Text
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School

Gus Ipul: Desil DTSEN Disusun BPS dengan Ukuran Statistik, Bukan Perkiraan

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:21 WIB
header img
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat acara kolaborasi pemutakhiran DTSEN yang digelar di Bale Sawala Yudistira, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). Foto: Ist

“Bukan pendekatan semaunya sendiri, tapi menggunakan ilmu statistik oleh mereka yang ahli. Jangan berdebat soal kriteria. Beriman saja kepada BPS. Kalau kita mau debat tidak akan selesai,” ujarnya.

Gus Ipul menambahkan, tugas pemerintah daerah, pendamping sosial, operator desa hingga masyarakat adalah memastikan data yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Data tersebut kemudian diolah secara terintegrasi dengan berbagai basis data kementerian dan lembaga.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat membantu mendata warga miskin yang belum tercatat dalam sistem bantuan sosial. Kelompok ini oleh Presiden Prabowo Subianto disebut sebagai “The Invisible People”.

“Mereka yang seharusnya mendapat afirmasi dari negara justru tertinggal karena tidak tercatat dalam data resmi pemerintah,” kata Gus Ipul.

Untuk memperkuat pemutakhiran data, Presiden Prabowo telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang menugaskan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melakukan pembaruan DTSEN sekaligus menghilangkan ego sektoral dalam pengelolaan data.

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut