Teror Air Keras di Bekasi Makin Brutal, Kakek Diserang Saat Hendak Salat Subuh
BEKASI, iNewsPurwakarta.id – Aksi kejahatan penyiraman air keras kembali menghantui warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kali ini, seorang kakek menjadi korban setelah diserang orang tak dikenal saat hendak menunaikan salat subuh di Perumahan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, Senin (30/3/2026) dini hari.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas di lokasi, serangan terjadi secara tiba-tiba. Korban yang berjalan kaki menuju musala dibuntuti dua pelaku yang berboncengan sepeda motor dan mengenakan helm tertutup.
Tanpa peringatan, pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke tubuh korban, lalu melarikan diri. Warga menyebut, sebelum beraksi, pelaku sempat berkeliling di sekitar kompleks untuk mengamati situasi.
"Pelaku dua orang pakai satu motor, helmnya tertutup rapat. Mereka sepertinya sudah memantau korban dari tadi," ujar Jefi Samhadi, salah seorang warga, Selasa (31/3/2026).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius di hampir seluruh tubuhnya. Tim medis memperkirakan tingkat luka bakar mencapai sekitar 70 persen. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Warga mengungkapkan, kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Sebelumnya, dua mobil milik warga juga pernah disiram zat kimia oleh orang tak dikenal. Rentetan peristiwa ini membuat warga diliputi rasa cemas, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
"Kami sangat khawatir, apalagi sekarang sasarannya orang, bukan cuma benda lagi. Kami berharap polisi segera menangkap pelakunya agar lingkungan kembali aman," kata Rahmat, warga lainnya.
Petugas dari Polres Metro Bekasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV. Hingga kini, polisi masih memburu kedua pelaku untuk mengungkap motif di balik aksi teror yang meresahkan tersebut.
Editor : Iwan Setiawan