Kesaksian Korban Selamat Tragedi Maut Argo Bromo Anggrek: Duduk Tenang Sebelum Gerbong Ditabrak
JAKARTA, iNewsPurwakarta.id — Afna Regita (29) menjadi satu dari sedikit penumpang yang berhasil selamat dalam tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026). Saat kejadian berlangsung, ia berada di dalam KRL lintas Cikarang—rute yang ternyata bukan perjalanan rutinnya.
Keberangkatan Afna ke Bekasi hari itu berkaitan dengan pekerjaan. Ia diminta atasannya untuk menyelesaikan sebuah tugas, sehingga harus menempuh perjalanan yang tidak biasa ia jalani.
"Nggak (rutinitas), jadi disuruh bosnya untuk ngambil apalah gitu untuk dikerjain ya. Jadi mau nggak mau harus ke sini," ujar ayah Afna, Rahmat, saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Di dalam kereta, Afna memilih duduk di gerbong khusus perempuan. Sebelum tabrakan besar terjadi, suasana di dalam KRL sempat gaduh setelah insiden lain lebih dulu terjadi, yakni kereta yang ia tumpangi menabrak sebuah taksi di perlintasan.
Menurut cerita Afna kepada keluarganya, banyak penumpang berdiri dan penasaran dengan kejadian tersebut. Namun, ia tetap duduk tenang di tempatnya
"Pas ada kejadian lain itu (KRL tabrak taksi), yang lain itu berdiri, pada kepo. Tapi anak saya ya sudah diem-diem saja, sebentar langsung ada tubrukan seperti itu," ungkap Rahmat.
Editor : Iwan Setiawan