Kesaksian Korban Selamat Tragedi Maut Argo Bromo Anggrek: Duduk Tenang Sebelum Gerbong Ditabrak
Tak lama berselang, hantaman keras datang. KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL yang ditumpangi Afna. Ia tidak memiliki waktu untuk menyelamatkan diri.
Akibat peristiwa itu, Afna mengalami luka di bagian wajah dan harus menjalani tindakan medis dengan total 20 jahitan. Meski begitu, kondisinya kini berangsur pulih.
"Alhamdulillah sudah membaik pascaoperasi, sudah bisa bercanda lah, sudah bisa makan, nelpon dan segala macam," kata Rahmat.
Seiring kondisi yang semakin stabil, keluarga berencana memindahkan Afna ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring agar lebih dekat dengan tempat tinggal mereka di Kebayoran Lama.
"Di sini nyaman, di sini bagus kok pelayanannya. Makanya saya minta pindah buat deket-deket sama rumah itu aja. Karena rumah saya di Kebayoran Lama. Kalau saya, saya ke sini kurang lebih 1 jam-an lah," tuturnya.
Editor : Iwan Setiawan