Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Pejabat BKAD Purwakarta, Hasil Forensik Jadi Penentu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:48 WIB
  • author irwan
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Pejabat BKAD Purwakarta, Hasil Forensik Jadi Penentu
Petugas Puslabfor Bareskrim Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan di rumah YS, pejabat BKAD Purwakarta. (Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan)

Tak hanya itu, polisi juga mendalami dugaan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan parfum. Dugaan ini muncul setelah tim forensik menemukan cairan parfum dalam jumlah cukup banyak di lambung korban. Saat ini, cairan yang ditemukan di tubuh korban maupun botol parfum yang diamankan dari lokasi masih menjalani uji laboratorium.

Penyidik juga mengungkap adanya dugaan percobaan bunuh diri menggunakan senjata tajam yang diarahkan ke bagian leher. Dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan forensik.

Meski demikian, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyebab kematian korban diduga akibat luka tusuk di bagian ulu hati. Polisi menegaskan seluruh dugaan tersebut masih menunggu pembuktian ilmiah sebelum menyimpulkan penyebab pasti kematian.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Inafis Polda Jawa Barat dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di rumah korban di Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta.

YS, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada BKAD Purwakarta, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di kamar rumahnya pada Minggu (14/6/2026) malam. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang menghadiri acara wisuda bersama anak dan mertuanya.

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut