Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Sekadar Perumahan, Kawasan Baru di Purwakarta Ini Tumbuhkan Ekonomi dan UMKM

Senin, 02 November 2026 | 12:27 WIB
  • author Irwan
Bukan Sekadar Perumahan, Kawasan Baru di Purwakarta Ini Tumbuhkan Ekonomi dan UMKM
Kawasan perumahan HWB di Purwakarta . Foto: Ist

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta mulai memasuki babak baru. Setelah diluncurkan pada akhir 2025, kawasan hunian yang dikembangkan LippoLand ini mulai menjalani proses serah terima 1.500 unit rumah, sekaligus memperlihatkan perkembangan sebagai kawasan tempat tinggal yang semakin hidup.

Momentum tersebut ditandai dengan acara serah terima unit yang berlangsung di Balai Nusantara HWB Purwakarta, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Purwakarta, mulai dari Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Entin Suryatin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Didi Garnadi, Camat Bungursari Wita Gusrianita, hingga Kepala Desa Karangmukti H. Endin Jaenudin.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi penegasan bahwa pengembangan HWB Purwakarta tidak hanya berorientasi pada pembangunan rumah, tetapi juga pada pembentukan lingkungan yang nyaman, tertata, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Purwakarta Entin Suryatin menyambut baik perkembangan HWB Purwakarta sejak peluncurannya hingga memasuki tahap serah terima unit.

Ia berharap pembangunan dan proses serah terima dapat berjalan lancar sehingga semakin banyak keluarga memiliki kesempatan menempati hunian yang layak dan nyaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Purwakarta Didi Garnadi menekankan pentingnya pembangunan kawasan yang didukung infrastruktur memadai, mulai dari akses jalan, drainase, kebersihan hingga kenyamanan lingkungan.

Menurutnya, pembangunan perumahan harus berjalan beriringan dengan penataan kawasan agar mampu mendukung kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.

Kawasan Baru, Peluang Ekonomi Masyarakat Terbuka

Perkembangan HWB Purwakarta juga mendapat perhatian pemerintah kecamatan dan desa. Camat Bungursari Wita Gusrianita melihat kawasan tersebut berpotensi menjadi pusat aktivitas baru yang menggerakkan perekonomian sekaligus menghadirkan pilihan hiburan bagi masyarakat.

Senada, Kepala Desa Karangmukti H. Endin Jaenudin menilai kehadiran HWB Purwakarta dapat membuka peluang usaha baru bagi warga desa.

Ia berharap penghuni baru dan masyarakat setempat dapat hidup berdampingan secara harmonis, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.

Potensi tersebut mulai terlihat melalui berbagai kegiatan komunitas, bazar makanan, pasar malam, pertunjukan musik langsung, lomba mewarnai anak, senam, tari tradisional hingga kegiatan bersepeda bersama.

Aktivitas ini tidak hanya menjadi ruang interaksi sosial bagi penghuni, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk serta mengembangkan usahanya.

Diakui IPW, Rumah Komersial Terjangkau se-Indonesia

HWB Purwakarta sebelumnya memperoleh pengakuan dari Indonesia Property Watch (IPW). Pada 22 September 2026, kawasan ini mendapatkan Indonesia Property Record dalam kategori Rumah Komersial (Non-Subsidi) 2 Lantai dengan Harga Paling Terjangkau se-Indonesia.

CEO IPW Ali Tranghanda menilai keterjangkauan hunian perlu dipahami tidak hanya dari harga rumah, tetapi juga lokasi serta kualitas lingkungan yang mendukung kehidupan penghuninya.

“Persoalan perumahan bukan hanya mengenai berapa banyak rumah yang dibangun, tetapi bagaimana rumah tersebut dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan dan berada di lokasi yang mendukung kehidupan mereka,” ujarnya.

Ia menilai model pengembangan HWB Purwakarta menunjukkan bahwa hunian komersial terjangkau dapat dikembangkan secara terukur dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Pandangan tersebut sejalan dengan pendekatan LippoLand dalam mengembangkan kawasan HWB Purwakarta.

Deputy COO Hunian Warisan Bangsa I Putu Adi Sastrawan mengatakan, pihaknya tidak sekadar membangun rumah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang memungkinkan keluarga membangun kehidupan dan masa depan.

“Apa yang kami bangun bukan hanya rumah, tetapi lingkungan tempat keluarga dapat membangun kehidupan dan masa depan mereka. HWB Purwakarta dibangun untuk manusia, diilhami oleh komunitas, dan dibentuk untuk masa depan,” katanya.

Harga Mulai Rp98 Juta, Penjualan Tembus 2.000 Unit

HWB Purwakarta dikembangkan melalui PT Hunian Warisan Bangsa bersama LippoLand, dengan dukungan program kemitraan UMKM.

Sejak diluncurkan pada akhir 2025, penjualan kawasan ini telah mencapai lebih dari 2.000 unit. Pada peluncuran tahap pertama Februari 2026, lebih dari 1.000 unit rumah telah terjual.

Hunian HWB Purwakarta ditawarkan mulai Rp98 juta dengan pilihan satu, dua, dan tiga kamar tidur. Desain rumah mengutamakan fungsi ruang, pencahayaan alami, ventilasi, serta area parkir.

Selain itu, tersedia skema cicilan tertentu mulai sekitar Rp600.000 per bulan selama 40 bulan, sesuai ketentuan yang berlaku.

Seiring bertambahnya penghuni, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas sosial dan ruang komunal. Masjid Tajug Istimewa Nusantara yang diresmikan pada 30 Januari 2026 menjadi salah satu fasilitas penting bagi warga.

Masjid yang berdiri di atas lahan sekitar 240 meter persegi dengan kapasitas kurang lebih 150 jemaah tersebut tidak hanya menunjang kebutuhan ibadah, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat.

Sementara itu, Balai Nusantara menjadi pusat berbagai kegiatan sosial dan komunitas yang memperkuat interaksi antarwarga.

Griya Niaga Jadi Penggerak Aktivitas Usaha

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan, HWB Purwakarta juga menghadirkan Griya Niaga, kawasan komersial yang terdiri dari deretan ruko tiga lantai berukuran 4 x 12 meter.

Ruko tersebut menghadap boulevard utama selebar 16 meter dan dilengkapi balkon serta jaringan listrik bawah tanah.

Sejumlah fasilitas dan usaha yang telah beroperasi di kawasan HWB Purwakarta antara lain Masjid Tajug Istimewa Nusantara, Toko MAMA, FmX, Bank Nobu, serta pusat kuliner dan UMKM.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin memudahkan kebutuhan penghuni sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.

Dalam jangka panjang, HWB Purwakarta direncanakan mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk.

Dengan dimulainya serah terima 1.500 unit rumah, pengembangan kawasan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau sekaligus membangun lingkungan yang tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang tumbuhnya kehidupan sosial dan ekonomi.***

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut