Berduaan di Kamar Hotel dengan Wanita yang Diduga ASN, Oknum Pegawai BUMN Digerebek Istri
"Dia pamit dari rumah alasan lembur, berangkat pagi pulang jam 01.00 atau jam 02.00 dini hari. Ternyata di pabrik keterangannya cuti. Akhirnya saya buntuti dan mobilnya terdeteksi parkir di hotel itu," ujar DR saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Merasa ada yang tidak beres, DR membuntuti kendaraan suaminya hingga mendapati mobil tersebut terparkir di area hotel. Untuk memastikan keberadaan LF, ia bahkan memutuskan ikut check-in di hotel yang sama.
Upaya penggerebekan sempat berlangsung alot. Sekitar pukul 09.00 WIB, DR mencoba meminta akses untuk masuk ke kamar yang dicurigainya. Namun pihak hotel menolak dengan alasan menjaga privasi tamu dan tidak dapat memberikan informasi tanpa persetujuan penghuni kamar.
"Pihak hotel sempat menghalangi dari jam 09.00 sampai siang jam 14.00 baru bisa masuk. Alasannya menjaga privasi pelanggan dan tidak mau memberikan informasi tanpa izin customer," kata DR yang saat itu membawa bukti buku nikah.
Akses menuju kamar akhirnya terbuka setelah Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban tiba di lokasi. Saat pintu kamar dibuka, LF dan AD kedapatan berada di dalam kamar tersebut. Keduanya kemudian diamankan untuk dimintai keterangan.
Penanganan kasus dugaan perselingkuhan ini kini berada di bawah Unit PPA Satreskrim Polres Tuban. Aparat kepolisian masih mendalami laporan yang diajukan oleh DR sebagai istri sah.
Peristiwa ini pun cepat menyebar dan menjadi perbincangan warga Tuban yang dikenal sebagai Kota Wali. Kejadian tersebut terjadi di tengah bulan Ramadan, momen yang identik dengan pengendalian diri dan peningkatan ibadah, sehingga semakin menyita perhatian publik.
Editor : Iwan Setiawan