DPR Mulai Irit, Lampu Siap Dipadamkan dan Jatah BBM Terancam Dipangkas
Selain penghematan listrik, penggunaan BBM untuk kendaraan operasional juga mulai dikaji ulang. Langkah ini diarahkan untuk menekan konsumsi bahan bakar dalam berbagai aktivitas kedinasan.
"Kita belum menghitung secara kuantitatif, tapi langkah ke sana (pangkas jatah BBM) sudah kita persiapkan dari minggu-minggu sebelum Lebaran," tuturnya.
Tak hanya itu, DPR juga mulai mengurangi frekuensi perjalanan dinas bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini dilakukan dengan membatasi perjalanan hanya untuk kepentingan yang benar-benar mendesak.
"Perjalanan-perjalanan dinas dari unsur ASN sudah kita kurangi. (Hanya) untuk hal-hal yang sifatnya sangat urgen atau urgensitasnya tinggi," kata Indra.
Editor : Iwan Setiawan