DPR Mulai Irit, Lampu Siap Dipadamkan dan Jatah BBM Terancam Dipangkas
JAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Sekretariat Jenderal DPR mulai menerapkan langkah penghematan energi secara serius di tengah dorongan efisiensi anggaran dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di berbagai instansi pemerintah.
Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, mengungkapkan kebijakan ini telah dibahas sejak pekan lalu dan kini mulai diterapkan secara bertahap, terutama dalam pengendalian penggunaan energi di lingkungan gedung parlemen.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemadaman listrik secara menyeluruh pada malam hari jika tidak ada agenda persidangan. Kebijakan ini dinilai perlu mengingat belum semua gedung dilengkapi sistem otomatis.
"Maksimum jam delapan (malam) akan dimatikan, karena memang belum semua gedung menggunakan building automatic system, jadi semua masih dilakukan manual. Nah, ruang-ruang rapat yang tidak digunakan itu listrik, AC, lampu juga akan kita matikan," ujar Indra kepada wartawan, dikutip Jumat (27/3/2026).
Editor : Iwan Setiawan