get app
inews
Aa Text
Read Next : KPK Sita Moge, Emas, dan Valas dari Rumah Dinas Bupati Pemalang, Nilainya Didalami Penyidik

11 Kepala Daerah Diciduk KPK, Wamendagri Sebut Korupsi Sudah Jadi “Penyakit Karakter”

Senin, 11 Mei 2026 | 17:06 WIB
header img
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus komentari soal 11 kepala daerah yang terjaring OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, angkat bicara terkait maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kepala daerah. Sepanjang 2025 hingga 2026, tercatat sudah 11 kepala daerah terjaring kasus korupsi dengan beragam modus.

Menurut Wiyagus, rentetan OTT tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak bahwa persoalan korupsi di Indonesia masih mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan menyeluruh, tidak hanya lewat penegakan hukum.

"Bahwa sepanjang 2025-2026 kita mencatat ada 11 operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah dengan berbagai macam kasus dan modus operandi yang dilakukan. Dan ini adalah alarm keras ya, bagi kita semua," kata Akhmad saat menghadiri Peluncuran Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi di kantor Kemendagri, Senin (11/5/2026).

Ia menilai pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Menurutnya, langkah pencegahan melalui pendidikan antikorupsi harus diperkuat agar perilaku koruptif bisa dicegah sejak awal.

Wiyagus bahkan menyebut korupsi sebagai penyakit karakter yang tidak bisa disembuhkan hanya dengan hukuman penjara.

"Korupsi adalah penyakit karakter dan obat bukan hanya jeruji besi penegakan hukum tetapi masuk dalam preventif salah satu di antaranya adalah pendidikan antikorupsi ini," ungkapnya.

Karena itu, Kemendagri mendukung penerapan pendidikan antikorupsi sejak usia dini, terutama pada jenjang PAUD dan sekolah dasar. Ia meyakini pembentukan karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab harus dimulai sejak anak-anak.

"Kita harus menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin sejak usia dini khususnya sejak masa PAUD, dan sekolah dasar karena di usia ini lah karakter itu akan dibentuk dan terbentuk," tandas dia.

Sementara itu, KPK juga tengah menjadi sorotan usai memeriksa seorang pegawai Bea Cukai yang diduga menerima aliran uang. Pegawai tersebut sempat berlari menghindari wartawan setelah menjalani pemeriksaan.

 

 

 

 

 

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut