Resiknya Travoy Rest KM 88B Cipularang: Lantas, ke Mana Sampah-Sampah Itu?

Tatang Budimansyah
Travoy Rest KM 88B Cipularang, Purwakarta Jawa Barat, dinobatkan sebagai rest area terbaik oleh Kementerian PU. (Foto: Tatang Budimansyah/iNewsPurwakarta.id)

Berkat penerapan pengelolaan sampah terpadu di Travoy Rest KM 88B, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dinilai berkomitmen mempraktikkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Maka, selain dari Kementerian PU, tak terlalu mengagetkan jika perusahaan ini menyabet dua penghargaan lainnya yakni:

  • 4 Juli 2025,  meraih Anugerah Utama Sektor Infrastruktur di ajang IDX Channel Anugerah ESG 2025
  • 21 Januari 2026, meraih Indonesia Green Awards (IGA) 2026, Kategori Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu yang digelar La Tofi School of Social Responsibility

Penghargaan dari Kementerian PU yang diraih Jasa Marga tiga kali berturut-turut. (Foto: dok Jasa Marga)

 

 

Dari pencapaian itu, sangatlah wajar apabila Travoy Rest KM 88B menjadi rest area percontohan di negeri ini. Dari sisi pengelolaan sampah saja, rest area ini menjadi lokasi studi banding bagi rest area lain, di antaranya rest area KM 62, 57, dan 275.

Heri melanjutkan, rest area lain pun memang sudah dilengkapi fasilitas pengolahan sampah. “Namun, proses pengolahannya masih dilakukan secara manual dan sederhana,” ujarnya.

Puaskah pihak manajemen dengan pencapaiannya dalam pengelolaan sampah? Jawabannya ternyata tidak. Buktinya, rest area yang memiliki luas 26 hektare ini telah memiliki site plan yang bakal diejawantahkan dalam waktu dekat.

Tomi tak menampik, saat ini residu hasil pengolahan sampah masih berkisar antara 30-40 persen. Angka yang lumayan tinggi. Residu tersebut sebagian besar dihasilkan dari sampah sisa makanan. 

“Kami ingin pengolahan tak menyisakan residu. Ya, zero waste. Residu tersebut akan diolah dengan memanfaatkan maggot untuk pakan ternak seperti ikan dan burung,” jelasnya.

Untuk keperluan tersebut manajemen merencanakan membangun rumah maggot, inkubator, dan insinerator, yakni mesin pelebur sampah sisa yang tak bisa dimanfaatkan. Dengan penambahan tiga alat tersebut, diharapkan nantinya tidak ada lagi residu yang tertinggal.

Editor : Iwan Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network