Menurut Tarmad, video itu diduga dimaksudkan agar sang istri mengirimkan uang. Nesya sendiri merupakan anak kandung terduga pelaku dengan istri keduanya yang kini bekerja di Arab Saudi.
"Video itu sengaja dibuat agar mendapat kiriman uang dari istrinya yang sedang bekerja di Arab Saudi," ujar Tarmad.
Tarmad juga menyebut, terduga pelaku diketahui memiliki dua istri. Namun, terkait motif sebenarnya di balik dugaan kekerasan tersebut, masih menunggu hasil pemeriksaan polisi.
Kasus ini kini telah ditangani aparat kepolisian. Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol Enjang Sukandi, mengatakan pihaknya bersama penyidik Polres Purwakarta telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
"Terduga pelaku juga telah diamankan dan menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait video dugaan penganiayaan tersebut," kata Enjang saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (13/8/2026).
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
