Tolak Diperas Saat Hajatan Anak, Dadang Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta
Penolakan itu diduga memicu emosi para pelaku. Tidak berhenti pada aksi pemalakan, tiga orang pelaku disebut mengikuti korban kemudian melakukan penganiayaan menggunakan potongan bambu.
Pukulan diduga mengenai bagian punggung dan kepala korban, hingga Dadang tak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Korban sempat mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong. Dadang kemudian dinyatakan tewas dan jenazahnya dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Keluarga Sebut Pemalakan Jadi Pemicu
Adik korban, Wahyu, mengungkapkan bahwa insiden maut itu berawal dari aksi pemalakan yang dilakukan para pelaku terhadap kakaknya di tengah acara keluarga yang sedang berlangsung.
“Awalnya korban memberikan 100 .000 rupiah, namun para pelaku kembali meminta uang sebesar 500.000 rupiah kepada korban, hingga korban tidak memenuhi permintaan para pelaku,” ungkap Wahyu.
Editor : Iwan Setiawan