Tolak Diperas Saat Hajatan Anak, Dadang Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta
Pernyataan serupa juga disampaikan kerabat korban, Asep Rabani, yang datang dari Batam untuk menghadiri pernikahan tersebut.
Namun saat kejadian berlangsung, Asep mengaku tidak melihat langsung insiden pengeroyokan karena sedang menunaikan salat Asar di masjid dekat lokasi hajatan.
“Saya tidak melihat langsung karena lagi salat Asar di masjid dekat rumah pemangku hajat, namun sempat mendengar adanya keributan,” ujar Asep Rabani.
Polisi Benarkan Ada Keributan Berujung Maut
Usai kejadian, pihak keluarga langsung membuat laporan ke Polres Purwakarta pada Sabtu malam.
Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, membenarkan adanya peristiwa keributan di lokasi hajatan yang berujung pada meninggalnya korban.
Editor : Iwan Setiawan