ASN Purwakarta Wajib Naik Angkutan Umum Setiap Rabu, Angkot dan Ojol Kebanjiran Penumpang
Di sisi lain, para ASN juga menyambut baik aturan ini. Selain dinilai lebih hemat, penggunaan transportasi umum juga membuka ruang interaksi sosial selama perjalanan. “Jadi bisa ngobrol, saling sapa dengan penumpang lain. Lebih terasa kebersamaannya,” kata Hilman, seorang ASN.
Menariknya, Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein ini turut memberi contoh dengan menggunakan angkutan umum saat berangkat kerja. Ia menempuh perjalanan sekitar 7 kilometer dari rumahnya di wilayah Maracang, bahkan harus berganti angkot hingga tiga kali.
Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya untuk menekan pengeluaran daerah, tetapi juga bertujuan mengurangi kemacetan dan polusi udara. Selain itu, diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya di sektor transportasi.
"Meski bersifat wajib, aturan ini tetap memberikan pengecualian. Pegawai dengan kondisi tertentu seperti sakit, hamil, disabilitas, atau yang tinggal di daerah yang tidak terjangkau angkutan umum, tetap diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi," ungkap Om Zein.
Dengan kebijakan ini, Pemkab Purwakarta mencoba menghadirkan perubahan budaya transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus berpihak pada ekonomi masyarakat kecil.
Editor: Iwan Setiawan