Jayanty ingin Mekar Bestie dijadikan sebagai sarana berkarya dan membuka peluang ekonomi jika dikelola dengan baik.
“Sahabat Istimewa Elnusa tak hanya belajar membuat produk, tetapi juga belajar tentang proses, kesabaran, ketelitian, dan rasa percaya diri,” tutur Jayanty.
Tak Melulu Soal Keterampilan
Dalam hal pemanfaatan dan pengelolaan limbah plastik, Elnusa menggandeng Plasticpay, sebuah platform digital gerakan sosial yang mengajak masyarakat menukar sampah botol plastik dengan poin rewards.
Melalui kerja sama itu, diketahui bahwa sejak September 2023 hingga Agustus 2026, sebanyak 58.415 botol plastik berhasil dikumpulkan dan dikelola.
Limbah tersebut diolah menjadi 4.248 meter persegi kain felt yang dimanfaatkan dalam berbagai produk upcycle.
Proses tersebut menghasilkan 13.230 produk, di luar hasil karya YPLB Nusantara. Dengan begitu, Elnusa berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 5.783,09 kilogram CO₂ ekuivalen.
Adapun produk yang dihasilkan oleh YPLB Nusantara mencapai 1.306 karya kreatif berupa pouch, tas laptop, dan goodie bag.
Jayanty mengungkapkan, tujuan program tak hanya untuk mengajarkan keterampilan menjahit, tetapi juga untuk membangun kemampuan yang dapat menjadi aktivitas produktif.
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
