Angka Gangguan Bicara pada Anak Prasekolah di Indonesia Masih Tinggi
Pelatihan dilaksanakan di Kabupaten Bandung melalui kerja sama antara Fakultas Ilmu Pendidikan UPI dan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kegiatan berlangsung dalam dua tahap, yakni secara daring pada 1 Juli 2026 dan secara luring pada 8 Juli 2026 di SDN 02 Soreang. Sebanyak 16 orang tua mengikuti pelatihan tersebut.
Peserta memperoleh materi mengenai pentingnya deteksi dini hambatan berbahasa dan berkomunikasi, serta strategi penanganan yang tepat.
Selain itu, juga mengenai peran keluarga dalam proses intervensi, teknik intervensi yang dapat diterapkan di rumah, hingga cara menyusun program intervensi sesuai kebutuhan anak.
Materi disampaikan oleh dosen tetap Program Studi Psikologi UPI, yaitu Drs. Mif Baihaqi, M.Si., Dr. Dra. Herlina, M.Pd., Psikolog, serta Farhan Zakariyya, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
“Program ini terbukti efektif meningkatkan kemampuan orang tua dalam menyusun sekaligus menerapkan program intervensi bahasa dan komunikasi di rumah,” terang Ismawati.
Menurutnya, efektivitas pelatihan diukur melalui asesmen menggunakan metode pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan serta keterampilan peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Editor : Iwan Setiawan