Penghantar Generasi Emas Bernama Telur Ceplok
Benar, sepanjang JAPFA for Kids digelar di sekolah ini hingga Desember 2026 nanti, Argha dan siswa lainnya memang memperoleh telur secara cuma-suma alias gratis.
Supanti menjelaskan, dari hasil pemeriksaan kesehatan diketahui bahwa terdapat 12 siswa SD Negeri 2 Banjarsuri dalam kondisi malnutrisi.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh puskesmas yang ditunjuk pemerintah daerah setempat untuk berkolaborasi dengan pihak sekolah.
“Awalnya pemberian telur dikhususkan untuk 12 anak malnutrisi. Tapi karena JAPFA menilai sekolah ini menjalankan program dengan bagus, maka seluruh siswa mendapat jatah,” terang Supanti.
Bagi Argha, mengonsumsi telur secara rutin adalah sebuah kebiasaan baru. Sebelumnya dia menggelengkan kepala ketika ditanya tentang manfaat telur bagi kesehatan tubuhnya.
Malah, sebelum ada program JAPFA for Kids di sekolahnya, Argha mengaku pola makannya tidak teratur. Dia jarang makan karena memang jarang merasa lapar.
“Ganta nyak nganik tallui unggal khani. Nyak haga gemuk (Sekarang saya makan telur setiap hari. Saya ingin gemuk)” ujar penggemar berat Cristiano Ronaldo ini.
Dalam sebulan ini, siswa SD Negeri 2 Banjarsuri sudah empat kali menerima telur gratis. Dalam setiap pemberian, para siswa menerima tujuh butir telur untuk tujuh hari.

Resep masakan telur seperti apa yang paling digandrungi Argha? “Telur Ceplok!” jawab siswa yang bercita-cita ingin menjadi pengusaha kebun sawit itu dengan lantang.
Takut Menularkan Bakteri ke Adiknya
Kebiasaan baru Argha mengonsumsi telur menjadi kabar yang menggembirakan. Telur merupakan sumber protein hewani yang memiliki multimanfaat.
Dilansir dari situs resmi Ditjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, sebutir telur mengandung 6 gram protein, vitamin A, B, D, dan K, fosfor, selenium, yodium, seng, besi, dan kolin.
Jika dikonsumsi setiap hari seperti yang dilakukan Argha saat ini, telur mampu meningkatkan kesehatan kognitif karena di dalamnya terkandung semua nutrisi yang dibutuhkan otak.
Telur juga dapat mengentalkan darah sehingga mampu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.
Editor : Iwan Setiawan