Andra dan Lukisan Hitam Putihnya: Sepenggal Lakon dari Panggung Art With Heart
Seusai menanggalkan sepatu roda, Andra kembali berkutat dengan lukisan hitam putihnya di rumahnya di Bekasi. Hari-harinya diisi oleh limpahan inspirasi yang menari-nari di benaknya. Inspirasi yang tak pernah kering, yang akhirnya menjelma menjadi karya-karya artistik.
Demikian juga dengan Butong. Lelaki itu terus berkiprah dengan para seniman penyandang disabilitas di Studio JDA. Mereka larut dalam kebersamaan, dan melebur dalam sukacita yang berkepanjangan.
Andra, Butong, dan para pelaku seni penyandang disabilitas lainnya memandang Art with Heart lebih dari sekadar acara pameran. Sebab dalam berkesenian, mereka memang telah mempraktikkannya saban hari.
Ya, mereka percaya bahwa seni yang tercipta dari kejernihan dan kelapangan hati, akan membuahkan karya yang sangat bernilai.***
Editor : Iwan Setiawan